Urgensi pelaksanaan pendidikan islam

Posted on June 14, 2015 By

Pelaksanaan pendidikan Islam menempati posisi yang sangat urgen dan strategis dalam menciptakan situasi dan kondisi masyarakat yang sejahtera, adil, dan, makmur. Mengapa demikian karena pendidikan Islam akan membimbing manusia dengan bimbingan wahyu ilahi, hingga terbentuknya individu-individu yang memiliki kepribadian yang islami. Pendidikan Islam memfasilitasi masnusia untuk belajar dan berlatih mengaktualisasikan segenap potensi yang dimilikinya, baik yang bersifat fisk (jasmaniah) maupun nonfisik sebagai sosok ulil albab, sebagai manusia muslim paripurna, yaitu manusia yang beriman, berilmu, dan selalu produktif mengerjakan amal saleh sesuai dengan tuntunan ajaran Islam.

Hal tersebut sebagaimana terungkap dalam A-Qur’an: “sesungguhnya dalam penciptaan angit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) : “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. Ali Imran: 190-191)

Berdasrkan pada teks ayat diatas nampak jelas sasaran dan tujuan pendidikan Islam, yaitu menjadikan manusia yang ulil albab, yakni manusia yang berdzikir dan sekaligus berpikir, berpikir, dan berdzikir, disertai dengan sifat produktif dalam mengerjakan amal saleh dimanapun ia berada, berdoa, dan tawadlu, terhadap Allah. Sehingga tidak ada rasa sombong dan pembangkangan yang berarti. Lebih jauh lagi, insan ulil albab ini enggambarkan sosok manusia yang kompeten yaitu seorang yang beriman , berilmu, dan memanfaatkan ilmunya dalam kehidupan. Dengan demikian, Pendidikan Islam berfungsi dan berpeeran dalam membangun manusia yang beriman, berilmu, dan sekaligus menghiasi dirinya dengan akhlak mulia.

Penanaman ajaran Islam harus diberikan sejak dini, muai dri usia kanak-kanak, remaja, bhkan sampai dewas. Dalam Islam dikenal dengan istiah pendidikan sepanjang hayat. Artinya selama ia hidup tidak akan lepas dari pendidikan. Karena setiap langkah hidup manusia hakikatnya adalah belajar baik langsung maupun tidak langsung.

Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, pendidikan agama Islam mutlak harus diberikan, karena pada jenjang ituah terjadi pembentukn kepribadian, pembiasaan untukmenguasai konsep-konbsep Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan. Pada anak usia dini, Islam harus dijadikan landasan bagi pembelajaran, hingga generasi ke depan benar-benar menjadi generasi Islam yang berkualitas. Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah harus terhapuskan kesan ajaran Islam eksklusif, kejam, dan kesan-kesan negatif lainnya. Jal tersebut sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Seperti sekarang ini muncul berbagai aliran-aliran sesat dan menyesatkan yang menimbulkan friksi, yang mengguncang keutuhan Islam sebagai agama yang sempurna. Berkaitan dengan hal itu, peran dan fungsi pendidikan Islam dalam membangun manusia sangatlah penting keberadaanya, karena melalui pendidikan Islam inilah diharapkan muncul generasi muda Islam yang kaffah.

Selanjutnya pendidikan Islam juga merupakan pembeda dalam mencari konsep pendidikan yang dapat membangun SDM yang kompeten dan berakhlak mulia.

Konsep-konsep pendidikan umum yang tumbuh dan berkembang saat ini, baik di barat maupun timur sebenarnya berakar pada konsep pendidikan Islam. Konsep pendidikan umum dan pendidikan Islam sama-sama terikat oleh nilai-nilai universal sebagai ikatan nilai Ilahi yang bersifat mutlak, demikian juga pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan demikian, nilai-nilai yang harus diintegrasikan ke dalam pendidikan umum tidak hanya berdasarkan baik dan buruk menurut manusia, tapi baik dan buruk itu harus mencapai standar ukuran nilai-nilai ketuhanan yang digariskan oleh Tuhan semesta alam, yaitu nilai-nilai spiritual yang digariskan oleh Al-qur’an dan Al-hadist.

Oleh karena itu, apabila pada saat ini penyeenggaraan pendidikan umum dilaksanakan dengan berdasarkan pada konsep-konsep pendidikan Islam seperti yang digunakan oleh PAI, berarti salah konsep. Konsep-konsep dasar PAI merupakan pembeda (alfurqon) antara konsep yang benar dengan yang salah. Knsep-konsep dasar pendidikan yang digunakan dalam PAI, dapat dijadikan acuan dalam orientasi, pendekatan, metoda, dan strategi, karena yang dituju dalam pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan,, tapi bagaimana membangun pribadi manusia yang memancarkan cahaya imani yang diwujudkan dalam amal yang ilmiah berakhlakul karimah dan menyebarkan rahmatan lil’aamin. Profil lulusan unggul atau sosok manusia yang diunggulkan dapat dirumuskan berdasrkan firman Allah SWT. Dalam Al-Qur’an bahwa: “Allah akan meningkatkan di antara orang-orang yang beriman yaitu orang-orang yang berilmu bebrpa derajat. (Q. Al-Mujadalah : 11)

Silahkan Like & Share

Pendidikan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 7 + 2 ?
Please leave these two fields as-is: