Pendidikan Karakter Indonesia

Posted on August 1, 2015 By

Pendidikan Karakter

Oleh: Devi Yulianti Wafiah

Pernahkah anda membayangkan, bagaimana kehidupan anda di masa depan nanti? Apakah anda akan bisa bersaing dan ikut andil dalam kehidupan anda dan masyarakan nanti? Hal ini jelas saja akan menjadi beban orangtua masa kini. Ada saatnya anak-anak akan menghadapi persaingan dengan rekan-rekannya dari berbagai belahan Dunia. Bahkan mungkin anda sebagai orang yang lebih tua dan masih akan berkarya ditahun tersebut akan merasakan perasaan yang sama. Tuntutan kualitas sumber daya manusia pada tahun-tahun kedepannya di masa depan dan yang akan datang tentunya membutuhkan karakter yang terbaik.

Pendidikan karakter, satu hal yang sekarang ini mutlak diperlukan baik itu dilingkungan rumah, sekolah apalagi dalam hubungan sosial di masyarakat luas. Saat ini semua orang membutuhkan pendidikan karakter tak hanya anak dan remaja bahkan orang yang dewasa pun membutuhkan pendidikan karakter bagi masa depannya dan kehidupannya.

Karakter adalah kunci keberhasilan individu. Pentingnya membangun karakter sangat dibutuhkan sebagai modal utama dalam menguasai emosi, karena hal ini mempengaruhi sifat tanggung jawab, kejujuran dan hubungan intrapersonal. Tentu hal inni akan mempengaruhi pada profesi dan jabatan yang kita terima di jenjang selanjutnya. Maka dari itu setiap lembaga pendidikan harus menyisipkan pendidikan karakter dalam setiap hal yang diajarkan.

Lalu bagaimana dengan penerus orang-orang yang sekarang sedang duduk dikursi penting pemerintahan negara ini dan yang duduk di kursi penting yang mengelola roda perekonomian negara ini? Apakah mereka sudah menunjukan kualitas karakter yang baik?

Yang saya rasakan selama disekolah pada umumnya tidak diberikan pendidikan untuk mengatasi persaingan pada dunia kerja. Bahkan kurang baiknya karakter berdapak pada pindah-pindahnya tempat kerja dalam waktu yang relative tidak terlalu lama, proses seperti ini sering disebut dengan proses mencari jati diri. Proses mencai diri ini dilakukan didalam diri bukan diluar diri sehingga tidak diajarkan disekolah, agar proses anak menjalani kehidupan  di dunia yang sesungguhnya tidak mengalami hambatan bahkan tidak jarang anak mengalami putus asa karena tumbuh perasaan tidak mampu didalam dirinya dan seumur hidup  terpenjara oleh keyakinannya yang salah.

Karakter ini merupakan nilai-nilai perilaku yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan dan ketatanegaaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat.

Pendidikan karakter juga berarti melakukan usaha sungguh-sungguh, sitematik dan berkelanjutan untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran serta keyakinan semua orang bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun dan menguatkan karakter. Dengan kata lain, tidak ada masa depan yang lebih baik yang bisa diwujudkan tanpa kejujuran, tanpa meningkatkan disiplin diri, tanpa kegigihan, tanpa semangat belajar yang tinggi, tanpa mengembangkan rasa tanggung jawab, tanpa memupuk persatuan di tengah-tengah kebinekaan, tanpa semangat berkontribusi bagi kemajuan bersama, serta tanpa rasa percaya diri dan optimism tanpa kaakter-karakter baik lainnya.

Pendidikan intelektual memanglah penting namun alangkah lebih baik jika ditunjang dengan pendidikan karakter atau yang saat ini dikenal dengan emotional question. Pintar dalam ilmu sekolah saja tidaklah cukup jika tidak di sempurnakan dengan kepintaran berkomunikasi dan menjaga kepercayaan.

Silahkan Like & Share

Pendidikan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 2 + 12 ?
Please leave these two fields as-is: