Manfaat Matematika Dalam Kehidupan Sehari-hari

Posted on April 13, 2015 By

Mempertajam-Daya-IngatPengertian matematika menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah ilmu tentang bilangan-bilangan, hubungan antar bilangan dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian masalah bilangan. Dalam perkembangannya bilangan ini diaplikasikan kebidang ilmu-ilmu lain sesuai penggunaannya. Menurut James dan James (1976), matematika diartikan sebagai ilmu logika mengenai bentuk, susunan, besaran, dan konsep-konsep yang saling berubungan satu samalainnya dengan jumlah yang terbagi kedalam tiga bidang yaitu aljabar, analisis, dangeometri.

Sedangkan menurut Reysdkk. (1984), matematika diartikan sebagai analisis suatu pola dan hubungannya, suatu jalan atau pola berpikir, suatu seni, suatu bahasa, dan suatu alat. Berdasarkan pengertian-pengertian tentang matematika tersebut maka  matematika dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari bilangan dan bangun serta konsep-konsep yang berkenaan dengan kebenaran nya secara logika menggunakan simbol-simbol yang umum serta aplikasi dalam bidang lainnya. Pendidikan matematika dapat diartikan sebagai proses perubahan baik kognitif, afektif, dan kognitif kearah kedewasaan sesuai dengan kebenaran logika.

Peran serta pendidikan matematika dalam pendidikan secara keseluruhan sanga tluas tidakhanya berkaitan tentang hal yang teknis dan ilmiah saja. Buktinya bahwa persoalan-persoalan dalam kehidupan sehari-hari dapat diuraikan dalam model matematika sehingga penyelesaiannya lebih cepat dan sederhana. Hal ini sesuai dengan tujuan pengajaran matematika di sekolah yang tertuang dalam kurikulum bahwa matematika melatih siswa untuk berpikirkritis, kreatif, inovatif, dan mampu menyelesaikan masalah dengan tepat dan singkat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut  H. Winter (1972),  siswa seharusnya belajar berargumentasi, mengerti apa yang dibicarakan, memahami lalu dapat mengabstraksikannya sehingga menyeimbangkan penggunaan otak kiri dan otakkanan (otak kiri digunakan untuk menghitung dan otak kanan untuk kreatifitas) untuk mematematisasikan  situasi di sekelilingnya. Sehingga guru harus mampu berkomunikasi dengan baik dalam kegiatan pembelajaran agar materi atau konsep yang disampaikantidakdisalahterimakansiswa.Hal ini agar pengajaran matematika tidak membosankan, menarik, dan menyenangkan.

 

Ada beberapa karakteristik matematika, antara lain : 

  1. Objek yang dipelajari abstrak. 

Sebagian besar yang dipelajari dalam matematika adalah angka atau bilangan yang secaranyata tidak ada atau merupakan hasil pemikiran otak manusia. Menurut Cockroft (1982), matematika sulit dipelajari dan sulit diajarkan karena objek yang dipelajari bersifat abstrak yaitu angka atau bilangan dan memiliki hirarki yang tegas serta banyak manipulasi lambang, sehingga Guru harus dapat mengembangkan kualitas pribadi dan siswanya secara keseluruhan, yaitu : Kebiasaan bekerja dengan baik seperti : imajinatif, kreatif, dan fleksibel, sistematik, independendalamberpikirdanbertindak, bekerjasama, dancermat. Serta sikap positi fterhadap matematika antara lain : terpesona dengan matematika; berminat dan termotivasi; gembira dan menyukai matematik ; menghargai maksud, kekuatan, dan relevansi matematika dalam kehidupan; kepuasan yang tumbuh dari keberhasilan dan keyakinan akan kemampuannya mengerjakan matematika.

 

  1. Kebenaranyaberdasarkanlogika.

Kebenaran dalam matematika adalah kebenaran secara logika bukan empiris. Artiny akebenaran nya tidak dapat dibuktikan melalui ekserimen seperti dalam ilmu fisika atau biologi. Contohnya nilai √-2 tidak dapat dibuktikan dengan kalkulator, tetapi secara logika ada jawaban nya sehingga bilangan tersebut dinamakan bilangan imajiner (khayal).

 

  1. Pembelajarannya secara bertingkat dan kontinu. 

Pemberian atau penyajian materi matematika disesuaikan dengan tingkatan pendidikan dan dilakukan secara terus-menerus. Artinya dalam mempelajari matematika harus secara berulang melalui latihan-latihan soal.

 

  1. Ada keterkaitan antara materi yang satu dengan yang lainnya.

Materi yang akan dipelajari harus memenuhi atau menguasai materi sebelumnya. Contohnya ketika akan mempelajari tentang volume atau isi suatu bangun ruang maka harus menguasai tentang materi luas dan keliling bidang datar.

  1. Menggunakan bahasa simbol. 

Dalam matematika penyampaian  materi menggunakan simbol-simbol yang telah disepakati dan dipahami secarau mum. Misalnya penjumlahan menggunakan simbol “+” sehingga tidak  terjadi  dualism jawaban.

 

  1. Diaplikasikan dibidangi lmu lain.

Matematika dapat digunakan untuk menyeleksi atau menyaring data yang ada. Seperti tesseleksi calon PNS, Polisi, TNI, pelajar, mahasaiswa atau karyawan menggunakan testulis dengan materi matematika (biasa nya logika dan berhitung) untuk mengetahui kemampuan berpikir cepat dan dapat menyelesaikan masalah. Dalam bidang teknik matematika digunakan seperti teknik informatika atau kompute rmenggunakan konsep bilangan basis, teknik industri atau mesin matematika digunakan untuk menentukan ketelitian suatu alat ukur atau perkakas yang digunakan.

Menurut Andrea J. O’Connor bahwa “Mathematic is used by engineers to solve a very wide range of problem, including design calculations for building, machines, electronic components or chemical plants“. Bidang ekonomi menggunakan konsep fungsi untuk memprediksi kanproduksi mau punpenjualan.

 

Silahkan Like & Share

Pendidikan