Berpikir Mengubah Gen dan Mental

Posted on July 25, 2015 By

Oleh: Devi Yulianti Wafiah

Sering saya mendengar tentang istilah bakat dan keturunan. Termasuk dalam hal kecerdasan tak jarang anak dikatakan cerdas karena orangtuanya cerdas inilah yang disebut gen yang diwariskan. Tentu anak yang terkandung dari hasil penyatuan 2 gen yang berbeda ayah dan ibu namun saat masuk dalam anak ada gen yang lebih dominan menguasainya. Namun ternyata gen ini dapat berkembang jika dikembangkan saja sedangkan saat tidak dikembangkan maka gen ini akan tertutupi dengan hal lainnya. Saya percaya kekuatan pikiran lah yang menjadi kunci penting dalam nyala dan padamnya gen seseorang.

Konsep pikiran; kekuatan otak sudah begitu akrab di telinga bahkan anda pun pasti sering menggunakan kata-kata “ berpikir positif “ dalam kehidupan anda. Namun berpikir bukanlah suatu yang sederhana saat keadaan dan kondisi mengarah pada pikiran yang buruk. Pikiran positif akan menyebabkan gen-gen bekerja keras menuju penguasaan emosi dan penguasaan diri sehingga gen mengikuti apa yang anda inginkan sedangkan saat anda berpikir negative gen akan meningkatkan emosi anda sehingga anda merasa cemas dan ketakutan.

Faktor pikiran juga dapat mengubah gen, menyalakan gen dan memadamkan gen disnilah pentingnya peran pikiran bagi maanusia. Misalnya kedua orangtuanya adalah seorang guru sedangkan anaknya ia bisa berbicara dihadapan orang  banyak dapat menerangkan ini yang dinamakan bakat turunan namun saat pikiran anak lebih terfoskus pada keinginannya untuk menjadi seorang ilmuan maka bakat menerangkan itu akan melemah dan bahkan menghilang hal ini terjadi saat gen bawaan yang membawa kode bakat tersebut telah padam.

Ada juga orang yang terlahir dengan yang tidak diketahuinyalalu ia melakukan hal yang dia coba-coba missalnya berbisnis padahal dari silsilah keluarganya tidak ada satu pun orang yang bekerja sebagai pebisnis namun nyatanya ia sukses dalam bidang bisnis ini. Bahkan darah bisnis telah ada dalam nadinya pikirannya telah dipenuhi dengan bisnis, setiap barang yang dilihatnya bisa dijadikan bisnis beginilah jadinya jika pikiran yang telah menguasai gen.

Hidup dapat dilihat sebagai menjalani proses yang secara alami proses ituterus saja bergerak menuju kematian dan pikiranlah yang mengarahkannya pada keteraturan dan keseimbangan. Keadaan pikiran akan memberikan efek tertentu yang dapat dilihat dari keadaan mental karena bagaimana pun adanya pikiran membawa dampak menjadi sebuah kebiasaan dan menciptakan mental tertentu sehingga jika anda menginginkan sebuah mental yang positif maka anda perlu menjaga gen – gen anda karena gen bekerja setiap saat setiap detik yang anda miliki maka jagalah pikiran anda setiap waktunya agar tetap terfokus pada hal – hal yang positif pula.

Saya sangat menyadari pentingnya cara berpikir positif pada saat – saat mengalami kesulitan dan penderitaan bahkan pada saat itu kita mencari pelbagai cara agar otak kita tetap pada jalan pikiran yang positif. Lalu bagaimanakah caranya? Hal yang sering dilakukan para ilmuan besar saat riset mereka tidaklah sesuai maka mereka tifdak berkecil hati apalagi mengecilkan diri justru mereka membesarkan hati dan memulai sekali lagi. Mengingatkan diri sendiri tentang situasi tersebut bahwa setiap situasi hanya memiliki 2 pilihan baik atau buruk, hitam atau putih, manis atau pahit dan semua itu hanya tergantung pada interpretasi anda; pada pikiran anda.

Tak jarang bagaimana mereka yang diberikan cobaan dan kesulitan justru dapat merubah kehidupannya menjadi lebih baik, hal itu terjadi karena pikirannya digunakan untuk melihat dari perspektif yang luas dan memiliki ide yang berkembang secara konstruktif dalam kehidupan selanjutnya. Misalnya penyakit bisa memberikan tekanan finansial yang sangat berat namun juga dapat membuat kita menghargai pentingnya semua hal yang ada disekeliling kita bahkan membuat kita menghargai dan berhati – hati terhadap segala sensor yang diterima. Intinya kita harus bisa berpikir positif dari segala bidang yang terjadi dalam hidup kita agar mental hidup yang kita miliki pun mengarah pada hal yang positif.

Silahkan Like & Share

Pendidikan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 11 + 15 ?
Please leave these two fields as-is: